GUNUNG PANGGUNG DALAM STATUS SIAGA
07 Desember 2017 12:47:26 WIB
Pundungsari (SID) Bencana Alam yang terjadi pada tanggal 28 november 2017 kemarin sampai saat ini masih menjadi perhatian khusus. tepatnya bencana alam tanah longsor di padukuhan jelok desa pundungsari kecamatan semin.bencana tersebut merupakan bencana yang sangat hebat di kawasan tersebut karena tanah lonsor tersebut dari atas bukit Gunung Panggung yang sampai saat ini masih menjadi trauma bagi warga di sekitar gunung tersebut. Sampai saat ini berita kami turunkan ada 1 rumah yang akan pindah ke lain lokasi karena sangat rawan dengan keberadaan longsoran gunung panggung tersebut.
Kalau dilihat dari dampak longsoran itu banyak sekali yang kena ada beberapa lahan milik warga padukuhan jelok yg tidak bisa di garap lagi dan juga beberapa sawah sudah tergenang lumpur dari longsoran tersebut dan pada tahun ini sudah di pastikan tidak akan panen padi lagi karena sawah yang baru ditanami sekitar 3 hari itu langsung ter kubur oleh material longsoran tersebut.
Sejauh ini perhatian khusus dari bapak kepala desa (ECKWAN MULYANA) menghimbau kepada warga terdampak longsoran gunung panggung untuk selalu tabah,sabar dan tawakal.disisi lain kepala desa juga sering mengunjungi dan berdialog langsung kepada warga terdampak untuk menghibur maupun memberikan motifasi maupun semangat dalam menghadapi musibah ini.dalam 1 hari bisa sampai 5 - 10 kali ke padukuhan jelok tersebut
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- VISITASI LOMBA PERPUSDES NGUDI KAWRUH TAHUN 2026
- PADUKUHAN PIJENAN LUNAS BAYAR PBB P-2 TAHUN 2026
- PADUKUHAN TEPUS & KARANGWETAN LUNAS PBB - P2 TAHUN 2026
- PENYALURAN BANPANG BERAS DAN MINYAK TAHUN 2026
- LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN APBKAL TAHUN 2025 KALURAHAN PUNDUNGSARI
- PADUKUHAN KUTUGAN LUNAS PBB P-2 TAHUN 2026
- PADUKUHAN JELOK LUNAS PBB-P2 TAHUN 2026
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |








